Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi STAN SKD Bab 1 Bagian Kedua

Bab 1 Pancasila 
Materi STAN SKD Bab 1 Bagian Kedua

G. Sejarah Lahirnya Pancasila
Sejarah lahirnya pancasila diawali dengan janji dari jepang untuk memberikan kemerdekaan pada Indonesia. Peristiwa ini terjadi tanggal 7 September 1944. Dan dibentuklah BPUPKI

1. Sidang BPUKI I (29 Mei - 1 Juni 1945)
a. BPUPKI diresmikan di gedung Chuo Sangi In, Jakarta
b. Ketua BPUPKI : Radjiman Wedyodiningrat
c. Wakil BPUPKI : Ichibangase (orang jepang) dan Raden Pandji Soeroso
d. Tujuan sidang BPUPKI pertama adalah menyusun dan merancangkan dasar negara Indonesia
e. Ada 3 tokoh yang merumuskan dasar negara yaitu Moh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno

Konsep dasar negara yang dirumuskan Moh. Yamin (29 Mei 1945)
Moh yamin menggagaskan dasar negara dengan dua cara yaitu
a. Lisan
1) Peri kebangsaan
2) Peri kemanusiaan
3) Peri ketuhanan
4) Peri kerakyatan
5) kesejahteraan rakyat
b. Tulisan
1) ketuhanan yang Maha esa
2) kebangsaan persatuan Indonesia
3) rasa kemanusiaan yang Adil dan beradab
4) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

Konsep dasar yang dirumuskan oleh Soepomo (31 Mei 1945)
1) persatuan
2) kekeluargaan
3) keseimbangan lahir dan batin
4) musyawarah
5) keadilan rakyat

Konsep dasar yang dirumuskan Ir. Soekarno (1 Juni 1945)
Terdiri dari tiga rumusan yaitu
Rumusan pancasila :
1) kebangsaan Indonesia
2) internasionalisme / Peri kemanusiaan
3) mufakat / demokrasi
4) kesejahteraan sosial
5) kebutuhan yang berkebudayaan
Rumusan trisila:
1) sosio-nasionalisme
2) sosio-demokratis
3) ketuhanan
Rumusan ekasila: gotong royong

2. Panitia Sembilan
BPUPKI membentuk panitia perumus dasar negara yang berjumlah sembilan orang yang disebut panitia sembilan. Tugasnya adalah menampung berbagai aspirasi mengenai pembentukan dasar negara Indonesia. Panitia sembilan terdiri dari Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Maramis, Abikoesno, Abdoel Kahar Moezakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim, dan Moh. Yamin.

Panitia Sembilan membuahkan hasil, pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara. Rumusan Moh. Yamin diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.

3. Sidang BPUPKI II (10 - 16 juli 1945)
Sidang kedua membahas tentang rencana undang undang dasar, termasuk pembukaan oleh perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Panitia ini berjumlah 19 orang.
Tanggal 11 juli 1945, dibentuk panitia kecil beranggotakan 7 orang untuk membuat laporan rancangan UUD. Pada tanggal 14 agustus, Ir. Soekarno menyerahkan laporan hasil kerja keseluruhan melalui sidang pleno BPUPKI. laporan ini berisi tentang :
a. Pernyataan mengenai kemerdekaan
b. Pembukaan UUD
c. Batang tubuh UUD

4. Sidang PPKI
Tanggal 7 agustus 1945, BPUPKI dibubarkan. Untuk menindaklanjuti hasil BPUPKI, Jepang membentuk PPKI. Anggota PPKI terdiri dari 21 orang, diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakilnya Moh. Hatta.

Hasil sidang PPKI I (18 Agustus 1945)
a. Menetapkan dan mengesahkan UUD
b. Memilih Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai presiden dan wakil presiden
c. Presiden di bantu untuk sementara oleh komite nasional Indonesia pusat (KNIP).

Hasil sidang PPKI II (19 Agustus 1945)
a. Membentuk 12 kementrian dan 4 menteri negara
b. Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi
c. Pengusulan pembentukan BKR

Hasil sidang PPKI III (22 agustus 1945)
a. Pembentukan Partai Nasional Indonesia (PNI)
b. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR)
c. Pembentukan komite nasional

H. Lambang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika

Garuda
1. Garuda pancasila dikenal mitologi kuno sejarah nusantara adalah tunggangan dewa wishnu yang berwujud rajawali. Lambang Garuda menggambarkan Indonesia merupakan bangsa yang kuat.
2. Warna keemasan pada burung Garuda menggambarkan kejayaan dan keagungan
3. Garuda memiliki sayap, ekor, cakar, Dan paruh yang melambangkan tenaga dan kekuatan pembangunan
4. Jumlah bulu dalam garuda melambangkan 17 agustus 1945, yaitu
a. 17 helai masing masing sayap
b. 8 helai bulu pada ekor
c. 19 helai bulu dibawah perisai
d. 45 helai bulu pada leher

Perisai
1. Adalah tameng yang sudah lama dikenal dalam peradaban indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan.
2. Ditengah perisai terdapat garis hitam tebal yang melukis haris khatulistiwa yang menggambarkan lokasi indonesia.
3. Warna pada ruang perisai, adalah warna merah putihyang melambangkan kebangsaan Indonesia.
4. Didalam perisai terdapat 5 ruang yang mewujudkan dasar negara pancasila, sebagai berikut:
a. Sila pertama : ketuhanan yang Maha esa dilambangkan cahaya dibagian tengah perisai berbentuk bintang
b. Sila kedua : dilambangkan Tali dan rantai bermata bulatan
c. Sila ketiga : dilambangkan dengan pohon beringin
d. Sila keempat : dilambangkan kepala banteng
e. Sila kelima : dilambangkan dengan padi dan kapas

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

1. Bhinneka Tunggal ika berasal dari bahasa jawa yang berarti berbeda beda tapi tetap satu, merupakan karangan empu tantular dalam kitab sutasoma.
2. Bhinneka Tunggal ika adalah semboyan negara Indonesia. Tercantum dalam Bab XV pasal 36 UUD 1945.
3. Dalam kitab sutasoma Bhinneka Tunggal Ika lebih ditekankan pada perbedaan kepercayaan juga keanekaragaman agama dan kepercayaan di kalangan masyarakat majapahit.

I. Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4)

Sila pertama
1. Bangsa indonesia menyatakan ketakwaannya kepada tuhan yang Maha esa
2. Membina kerukunan hidup diantara umat beragama
3. Tidak memaksakan suatu agama
4. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah
Sila kedua
1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya sebagai makhluk tuhan yang Maha esa
2. Mengembangkan sikap saling menghormati dengan bangsa lain
3. Mengakui persamaan drajat, hak, dan kewajiban
Sila Ketiga
1. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara
2. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air
3. Memelihara ketertiban dunia dengan berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial
Sila Keempat
1. Tidak boleh memaksakan kehendak orang lain
2. Mengutamakan musyawarah
3. Setiap manusia memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama
Sila Kelima
1. Mengembangkan sikap Adil kepada sesama
2. Menghormati hak orang lain
3. Suka bekerja keras
4. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat

J. Kedudukan dan Fungsi Pancasila

1. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia
Dasar negara adalah fundamen atau alas yang dijadikan pijakan Serta dapat memberi kekuatan kepada berdirinya suatu negara
2. Sebagai pandangan hidup (way of life)
Pancasila menjadi petunjuk atau pedoman diberbagai kehidupan untuk mengatur kehidupan bernegara Indonesia
3. Sebagai Ideologi bangsa
Yaitu gagasan fundamental mengenai bagaimana hidup bernegara milik seluruh bangsa Indonesia
4. Sebagai cita cita dan tujuan bangsa
Berarti pancasila dijadikan cita cita dan tujuan yang hendak dicapi bangsa indonesia
5. Sebagai perjanjian luhur bangsa indonesia
Berarti pancasila merupakan keputusan final bagi bangsa indonesia
6. Sebagai paradigma pembangunan
Memiliki konsekuensi bahwa didalam segala aspek wajib dilandasi hakikat nilai pancasila
7. Sebagai jiwa bangsa indonesia
Pancasila sebagai nilai nilai kehidupan yang Ada di masyarakat Indonesia, Hal tersebut melalui penjabaran instrumental untuk mewujudkan cita cita.
8. Sebagai sumber segala tertib hukum
Segala peraturan perundang undangan yang berlaku harus dijalankan sesaui pancasila
9. Sebagai kepribadian bangsa indonesia
Karena pancasila lahir bersamaan dengan lahirnya bangsa indonesia dan merupakan ciri khas indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya, sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain.

Post a comment for "Materi STAN SKD Bab 1 Bagian Kedua"

Berlangganan via Email